PROFIL STAI NU PACITAN

STAINUPACITANSEJARAH SINGKAT

Salah satu cita-cita organisasi Nahdlatul Ulama Cabang Pacitan periode 2001 yang belum dapat terwujud adalah pendirian Pendidikan Tinggi yang berwawasan Ahlussunnah wal jama’aah. Beberapa periode kepemimpinan belum berhasil mewujudkan cita-cita ini. Masalah-masalah yang muncul dan menghambat belum bisa diatasi. Berbagai upaya yang dilakukan belum membuahkan hasil, padahal masyarakat sangat membutuhkan pendidikan tinggi tempat mendidik putra-putri NU di lembaga yang sesuai dengan yang diharapkan.

Secara kelembagaan mereka tidak berhasil diwadahi pada suatu lembaga pendidikan tinggi milik NU. Potensi yang sangat besar kurang berhasil dimanfaatkan sehingga mengundang keprihatinan tersendiri bagi pengurus NU pada saat itu. Suatu yang naif bila sebuah organisasi kemasyarakatan yang besar anggotanya dan mengurusi masalah-masalah sosial, pendidikan dan keagamaan tidak memiliki pendidikan tinggi tempat mendidik para generasi penerus. Pada sisi yang lain, lulusan SLTA yang berangkat dari generasi muda NU di Kabupaten Pacitan sangat besar jumlahnya.

Mencermati kondisi pendidikan dasar dan menengah di Kabupaten Pacitan juga sangat memprihatinkan terutama kurangnya tenaga edukatif yang memenuhi kualifikasi di masing-masing jenjang. Padahal permasalahan ini sangat mendesak untuk segera diatasi mengingat pendidikan merupakan hal yang sangat vital bagi kemajuan bangsa ini di masa yang akan datang yaitu dengan mempersiapkan generasi yang berkualitas. Pengurus NU memandang masalah ini sebagai prioritas utama demi bangsa dan negara serta agama, serta tanggung jawab pengurus organisasi sosial keagamaan yang mengurusi pendidikan secara umum dan Pendidikan agama Islam pada khususnya.

Untuk mewujudkan cita-cita ini maka pengurus mengadakan rapat pada tanggal 12 Januari 2003 di rumah Ketua Tanfidziyah NU Cabang Pacitan. Dari rapat tersebut diputuskan tentang Struktur Panitia Persiapan Pendirian Perguruan Tinggi tersebut.

Panitia tersebut secara bertahap tapi pasti mulai bekerja mempersiapkan hal-hal yang berkaitan dengan maksud tersebut yaitu mengadakan rapat kerja pada tanggal 17 Januari 2003, yang pada prinsipnya mengarah kepada pembuatan proposal pendirian Perguruan Tinggi.

Hasil dari rapat kerja ini ditindaklanjuti dengan penyusunan proposal. Hasil tim dari ini adalah Proposal Pendirian Sekolah Tinggi Agama Islam Pacitan (STAIPA), yang dikirim ke Direktorat Jenderal Kelembagaan Agama Islam Departemen Agama RI pada tanggal 5 Januari 2004. Pada tanggal 22 Maret 2005 turunlah Surat Keputusan Direktur Jenderal Kelembagaan Agama Islam Nomor :  Dj. II / 30 / 05, tentang Ijin Berdiri dan Ijin Operasional Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Pacitan (STIT NU PACITAN). Tiga Tahun Kemudian mengajukan Akreditasi kepada BAN-PT dan Keluar SK Akreditasi BAN-PT  pada tanggal 14 Maret 2009 dengan nomor 001/BAN-PT/Ak-XII/S1/III/2009. Pada tahun 2009 ini juga dengan posisi terakreditasi STIT NU Pacitan harus mengembangkan diri dengan membuka program studi baru yaitu program studi Manajemen Pendidikan Islam dengan SK Dj.I/614/2009,  serta berusaha merubah status dari STIT NU PACITAN menjadi STAI NU PACITAN (SK Alih Status sudah terbit dengan SK nomor : Dj.I/1260/2011 tentang persetujuan Alih Status Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta, dengan prodi baru ekonomi syariah dengan surat ijin operasional 1891 Tahun 2012 tertanggal 02 Oktober 2012. Dan saat ini dalam prodi ekonomi syari’ah dalam proses akreditasi.

AZAS, VISI, MISI DAN TUJUAN

  1. Visi

Menjadikan Perguruan Tinggi yang unggul dalam menghasilkan pendidik, tenaga pendidikan dan pelaku ekonomi syariah yang profesional, kompetitif, dan berakhlakul karimah.

  1. Misi
  1. Melaksanakan proses pendidikan dan pembelajaran Pendidikan Islam, Manajemen dan Ekonomi Syari’ah yang efektif
  2. Melaksanakan pembinaan profesi dibidang Pendidikan Agama Islam, Manajemen Pendidikan Islam dan Ekonomi Syari’ah
  3. Melaksanakan pendidikan dan pelatihan profesi dibidang Pendidikan Agama Islam, Manajemen Pendidikan Islam dan Ekonomi Syari’ah
  4. Melaksanakan ajaran Islam  aqidah ahlus sunnah wal jama’ah.
  1. Tujuan

Menyiapkan mahasiswa yang memiliki kematangan aqidah ahlussunnah wal jama’ah, memiliki kemampuan akademik yang tinggi dan profesional, yang dapat mempraktekkan, mengembangkan, atau menciptakan ilmu pengetahuan, teknologi, serta keislaman, berbudi pekerti luhur (akhlaqul karimah), mengupayakan penggunaan imtak dan iptek untuk kesejahteraan jasmani dan rohani bagi dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.