SEKILAS INFO
: - Kamis, 06-05-2021
  • 3 detik yang lalu / Untuk menambahkan running text silahkan ke Dashboard > Sekilas Info

Luqman Hadi

EKSISTENSI MPI: SEJARAH SINGKAT MPI

Umumnya Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) di FTK/FTIK/FITK/Jurusan Tarbiyah berawal dari berdirinya Program Studi Kependidikan Islam (KI) Tahun 1995/1996 melalui SK Rektor/Ketua setiap Perguruan Tinggi Keagamaan Islam di Indonesia tentang ijin pendirian Prodi KI (Kependidikan Islam). Fokus kajian keilmuan KI meliputi filsafat pendidikan Islam, ilmu pendidikan Islam, Bimbingan dan Konseling, serta manajemen pendidikan Islam. Selanjutnya setiap lembaga melakukan perpanjangan ijin penyelenggaraan Prodi KI ke Dirjen Pendidikan Islam rata-rata untuk 5 tahun ke depan. Untuk mendapatkan penilaian, setiap Prodi KI di Indonesia melakukan akreditasi ke BAN-PT.

Sebagai salah satu jurusan yang ada di lingkungan FTK/FITK/FTIK/Jurusan, Prodi KI dihadapkan pada tuntutan menyesuaikan diri dengan adanya Peraturan Menteri Agama (PMA) No.36 Tahun 2009 tentang Penetapan Pembidangan Ilmu dan Gelar Akademik di Lingkungan Perguruan Tinggi Agama Islam, sehingga Jurusan Kependidikan Islam berubah menjadi Program Studi Manajemen Pendidikan Islam. Merespon kebijakan tersebut, setiap Prodi KI di Indonesia melakukan perubahan Jurusan/Prodi KI menjadi Prodi MPI.

Setiap Prodi KI yang ada di lingkungan FTK/FITK/FTIK/Jurusan di Indonesia Kemudian membentuk tim pengembang menyiapkan dokumen kelengkapan dan mengajukan perubahan jurusan KI menjadi MPI melalui Rektor/Ketua ke Kementerian Agama melalui Dirjen Pendidikan Islam. Beberapa Prodi MPI di Indonesia akhirnya sejak 2012 mengubah nama Prodi KI menjadi MPI sebagai respon terhadap PMA Nomor 36 Tahun 2009.

Sebagai Program studi baru, Prodi S1 Manajemen Pendidikan Islam dituntut menyiapkan segala pranata dan infrastruktur yang diperlukan bagi penyelenggaraan program studi termasuk perumusan kurikulum. Perumusan Kurikulum MPI di setiap lembaga dikembangkan dengan melakukan workshop pengembangan kurikulum Program Studi Manajemen Pendidikan Islam FTK UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Untuk meningkatkan mutu pendidikan pada Program Studi Manajemen Pendidikan Islam maka dilakukan lagi workshop peninjauan dan penyempurnaan kurikulum oleh perkumpulan Prodi MPI se-Indonesia tahun 2013 di Semarang, 2014 di bandung, 2015 di Jambi, 2016 di Makasar, 2017 di Aceh, 2018 di Jogjakarta, dan 2019 di Manado.

 

PERKEMBANGAN PROGRAM STUDI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM

Perkembangan Prodi MPI di Indonesia bak jamur di musim hujan. Sampai sekarang kurang lebih ada 224 prodi MPI tersebuar di sejumlah Perguruan Tinggi Keagamaan islam baik negeri maupun swasta. Banyaknya jumlah Prodi MPI tersebut sejalan dengan kebijakan Kementerian Agama RI yang membatasi ijin penyelenggaraan Prodi Baru seperti PAI bagi sejumlah Perguruan Tinggi yang akan membuka Prodi baru, dan diarahkan untuk membuka Prodi Manajemen pendidikan Islam. Fenomena tersebut satu sisi mendorong banyaknya Prodi-prodi baru MPI di Indonesia, pada sisi lain akan menghadirkan lulusan MPI dalam jumlah banyak. Seandainya satu prodi MPI dalam satu tahun menghasilkan seratus orang lulusan, maka dalam setahun dari 224 Prodi MPI akan muncul sebanyak 22.400 lulusan MPI. Dalam lima tahun berjumlah 122 ribu orang lulusan MPI. Jumlah yang banyak tersebut harus segera dipikirkan nasib lulusannya dalam lapangan kerja.

Pentingnya membuka Prodi MPI sejalan dengan banyaknya jumlah lembaga pendidikan Islam di Indonesia baik formal ataupun nonformal. Isu utama dalam tata kelola lembaga pendidikan Islam di antaranya peningkatan mutu lembaga. Agar lembaga-lembaga pendidikan islam bermutu, harus dikelola secara bermutu. Untuk itu perlu disiapkan calon manajer atau pengelolanya. Prodi MPI hadir dalam rangka menyiapkan calon pengelola atau manajer lembaga pendidikan Islam di Indonesia.

Bidang Garapan bagi lulusan MPI di antaranya lembaga pendidikan formal (MI, MTs, MA/MAK, PTKI); lembaga pendidikan non formal (pesantren, madrasah diniyah takmiliyah, majlis taklim, Ma’had ‘Aly); dan tenaga kependidikan pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kota, Kantor Wilayah Kemenag Propinsi, Kemenag RI, dan lembaga kediklatan. Pada lembaga-lembaga yang menangani pendidikan tersebut untuk tenaga administrasinya disiapkan dari lulusan Prodi Manajemen Pendidikan Islam (MPI).

Data Kampus

STAI Nahdlatul Ulama PACITAN

NSPTKI : 347446868

Temon, Kelurahan Ploso, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan
KEC. Pacitan
KAB. Pacitan
PROV. Jawa Timur
KODE POS 63511
TELEPON 0357885635
FAX 0723-1234567
EMAIL stainupa_106@yahoo.co.id

Maps Kampus